Menu
Kontak

Form Masuk

Saya bukan robot

Form Daftar

Saya bukan robot
Pencarian
Property
Property Jual Property Sewa?

Cara cepat Agar KPR Cepat Disetujui

2 November 2025 / Oleh : selamatgenerasiindonesia@gmail.com Kat : Edukasi / 0 Komentar

15 Cara Agar KPR Cepat Disetujui (Anti Ditolak Bank)

Banyak orang ditolak KPR bukan karena tidak mampu, tetapi karena kurang paham cara mempersiapkan pengajuan. Berikut panduan lengkap agar KPR Anda lebih mudah disetujui oleh bank:


1. Pastikan BI Checking / SLIK Bersih

Pastikan tidak ada tunggakan cicilan, baik itu:

  • Pinjaman online
  • Paylater
  • Kartu kredit
  • Leasing motor/mobil
    Kalau ada tunggakan, selesaikan dulu dan minta update SLIK.

2. Gunakan Rekening yang Sehat

Bank menilai kemampuan bayar dari:

  • Mutasi rekening 3–6 bulan terakhir
  • Arus masuk jelas dan stabil
  • Tidak terlalu sering saldo 0

3. Jangan Ada Cicilan Konsumtif Berlebihan

Total cicilan + calon cicilan KPR tidak boleh melebihi 40% dari penghasilan.
Jika sekarang cicilan Anda sudah banyak → lunasi atau restruktur terlebih dahulu.


4. Siapkan DP Sesuai Kemampuan

Meski ada program DP minim, punya DP lebih besar memberi nilai plus karena risiko bank lebih kecil.


5. Punyai Slip Gaji atau Bukti Penghasilan

Untuk karyawan: mintalah slip gaji dan surat keterangan kerja.
Untuk pengusaha/UMKM: siapkan:

  • Rekening usaha
  • Pembukuan sederhana
  • NPWP (jika ada)

6. Stabilkan Pekerjaan / Usaha Minimal 6 Bulan

Bank lebih suka penghasilan yang teratur.
Jika baru pindah kerja → tunggu dulu minimal 3–6 bulan.


7. Gunakan NPWP dan SPT yang Sesuai

Bank melihat kepatuhan pajak → ajukan KPR dengan dokumen rapi.
Tidak harus pajak tinggi, yang penting sesuai dan jujur.


8. Jangan Gonta-Ganti Pekerjaan

Semakin lama masa kerja, semakin besar peluang KPR disetujui.
Idealnya: masa kerja minimal 1 tahun di tempat yang sama.


9. Hindari Pengajuan KPR di Banyak Bank Sekaligus

Terlalu banyak pengajuan dalam waktu pendek terlihat mencurigakan.
Pilih 1 bank dulu, jika ditolak → evaluasi → baru ajukan ulang.


10. Pilih Bank Sesuai Kondisi Anda

Setiap bank punya segmen:

  • Gaji kecil → FLPP / Subsidi
  • UMKM → KPR Mikro
  • Penghasilan besar → KPR Komersil
    Salah memilih produk = mudah ditolak.

11. Pilih Developer yang Sudah Kerjasama dengan Bank

Yang disebut developer rekanan, sehingga:

  • Proses lebih cepat
  • Data rumah sudah siap
  • Survey lapangan lebih mudah

12. Cek Legalitas Tanah dan IMB/PBG

Jika legalitas rumah bermasalah, bank pasti menolak, meski penghasilan kuat.


13. Jangan Gunakan KTP Luar Daerah jika Belum Ada Surat Domisili

Jika tempat kerja dan domisili berbeda kota, buat surat domisili agar data tidak bertentangan.


14. Siapkan Dokumen Sesuai Checklist

Umumnya diperlukan:

  • KTP / KK / Surat Nikah
  • Slip gaji / bukti usaha
  • Rekening 3–6 bulan
  • NPWP
  • Rekanan developer / sertifikat unit
    Dokumen rapi = proses cepat.

15. Jujur dalam Wawancara Bank

Bank akan menanyakan:

  • Penghasilan
  • Pekerjaan
  • Tanggungan keluarga
    Jawab jujur dan konsisten, karena bank bisa mengecek kebenaran data.

Kesimpulan

KPR bukan soal “punya uang atau tidak”, tetapi soal kesiapan administrasi dan rekam jejak keuangan.
Jika penghasilan sesuai, rekening sehat, dan dokumen lengkap → peluang disetujui sangat tinggi.

Leave a Comment